20202_UAS_PrakJarkom_03TPLP017_Muhammad Denny Firdaus
1.
Pemilik email membuka
emailnya dan kemudian menuliskan isi pesan yang akan dikirim. Selanjutnya,
pengguna email tersebut memberikan instruksi pada aplikasi email untuk
mengirimkan pesan pada alamat email lainnya. Email server akan mengidentifikasi
alamat email tujuan, lalu mengirimkan pesan tersebut ke email server lain yang
lokasinya dekat dengan alamat tujuan. Terkadang sebuah email dikirim melalui
beberapa email server, tergantung rute yang dilaluinya. Ketika pesan email
terkirim ke alamat email penerima, maka isi pesan tersebut tersimpan di email
server hingga si penerima membukanya. Saat penerima membuka pesan di kotak pos/
inbox, maka aplikasi email penerima akan meminta email baru yang ada pada email
server lalu mengunduhnya ke dalam komputer si penerima email. Selanjutnya,
penerima email dapat melihat dan membaca isi pesan yang telah diunduh tadi.
2. Menurut saya kasus ini adalah jenis hacker black
hat, karena jenis Hacker yang paling berbahaya.
Motivasi utama mereka adalah menggunakan pengetahuan mereka untuk mendapatkan
data pribadi yang penting, mencuri uang dari rekening bank dll.Peretas jenis
ini dapat membuat virus, malware dan program berbahaya lainnya dan dengan
program ini, mereka mendeteksi kerentanan sistem. Setelah memasuki sistem,
mereka dapat mempelajari data bisnis, pribadi, atau keuangan pribadi yang
penting. Menurut pengetahuan ini, mereka dapat menjangkau banyak jaringan
pribadi, banyak komputer.
Mereka dapat
menghancurkan sistem dan memanipulasi perilaku sistem komputer.Pikirkan tentang
hal ini, jika seorang Peretas mengakses rekening bank Anda, ia dapat
mentransfer semua Uang ke rekeningnya. Atau, jika ia mendapatkan akses ke
sistem pemerintah, ia dapat mempelajari banyak informasi penting dan
menggunakan informasi ini. Sebagai rangkuman, Black Hat Hacker, adalah
orang-orang yang berada di belakang banyak kejahatan dunia maya yang kritis.
Mereka bekerja di bagian gelap web.
3. Perbedaannya ialah :
- HTTP tidak memiliki mekanisme keamanan yang
mumpuni untuk mengenkripsi data. Sedangkan, HTTPS menyediakan SSL untuk
mengamankan komunikasi data antara web server dan klien/web browser. - HTTP
beroperasi di Application Layer. Sedangkan, HTTPS beroperasi di Transport
Layer. - HTTP secara default beroperasi pada port 80. Sedangkan, HTTPS secara
default beroperasi pada port 443. - HTTP melakukan transfer data dalam bentuk
teks biasa, sementara HTTPS melakukan transfer data dalam teks sandi (teks yang
dienkripsi). - HTTP memiliki kelebihan lebih cepat dibandingkan dengan HTTPS,
karena HTTPS selalu memakan daya komputasi untuk mengenkripsi saluran
komunikasi data.
Cara kerja URL Https
•
Pertama, login ke dashboard WordPress freebudies.
•
Buka menu plugins –> lalu pilih Add New.
•
Masukan keyword “Really Simple SSL” pada kolom
pencarian, lalu cari.
•
Setelah keluar hasil pencarian, pada bagian plugin
Really Simple SSL yang keluar pilih “Install Now”.
•
Bila proses installasi telah selesai, klik “Active”.
•
Terahir, klik “Go a Head, activate SSL!” dan website
freebudies akan otomatis melakukan redirect ke HTTPS.
CARA KERJA URL Https : Https bukan protokol yang
terpisah, tetapi mengacu pada kombinasi dari interaksi HTTP normal melalui
Socket Layer terenkripsi SSL (Secure) atau Transport Layer Security (TLS)
mekanisme transportasi. Hal ini menjamin perlindungan yang wajar dari penyadap
dan (asalkan dilaksanakan dengan benar dan otoritas sertifikasi tingkat atas
melakukan pekerjaan mereka dengan baik) serangan
4. Jaringan provider telepon selular di Indonesia
menggunakan dua teknik, yaitu Teknik Balancing dan Fail over karena terjadi
yaitu pengalokasian beban data yang tidak seimbang menuju ke 2 buah provider,
serta perpindahan jalur ISP jika terjadi fault pada salah satu jalur tersebut.
Maka dari itu, solusi yang dapat digunakan adalah Balancing dan failover.
Metode Link Balancing dengan menggunakan router Cisco 7606s sebagai gateway
untuk jaringan lokal dengan 2 provider yang berbeda dan kombinasi system
failover. Koneksi banyak host ke jalur internet di manajemen pada sebuah router
cisco 7606s yang diterapkan sistem Link Balancing dan failover menggunakan
Border Gateway Protocol (BGP) lalu terhubung ke 2 buah router sebagai gateway
menuju ke 2 provider yang berbeda, sehingga sistem tersebut dapat memberikan
solusi untuk kondisi permasalahan jaringan yang memiliki traffic yang sangat
padat.

Komentar
Posting Komentar